Akhir tahun saat yang tepat untuk mulai menyusun resolusi tahun baru, termasuk resolusi finansial. Simak 7 ide resolusi finansial yang perlu kamu ambil untuk tahun 2018 nanti.


Tahun 2018 tinggal hitungan pekan, apakah kamu sudah mulai menyusun resolusi tahun baru? Resolusi tahun baru penting dimiliki. Ya, minimal supaya kamu memiliki bekal bayangan akan seperti apa tahun 2018 akan kamu jalankan. Resolusi tahun baru yang juga penting adalah resolusi keuangan yang perlu dikejar tahun depan. Sama saja dengan resolusi tahun baru pada umumnya, memiliki resolusi keuangan bisa membantu kamu supaya perjalanan finansial di masa mendatang tetap terarah. Misalnya, kamu berencana menikah tahun depan dengan pasangan, sudah pasti rencana itu membutuhkan dana atau biaya. Atau, kamu ingin memiliki rumah tahun depan, kamu perlu menyiapkan pendanaannya agar bisa terwujud.


Berikut ini 7 keputusan finansial yang bisa kamu masukkan dalam daftar resolusi tahun baru untuk masalah keuangan tahun 2018:


1. Memiliki asuransi jiwa

komunitas_7_resolusi_tahun_baru_1.png

Resolusi tahun baru dalam hal finansial, bisa berupa satu hal ini: asuransi jiwa. Bila kamu sudah menikah dan memiliki anak, tapi belum punya asuransi jiwa, saatnya menargetkan memiliki asuransi jiwa tahun 2018. Jangan lagi menunda.

Sebagai pencari nafkah utama, ada risiko-risiko finansial yang harus dipikul oleh keluarga yang selama ini kamu tanggung penghidupannya. Misalnya, apabila si pencari nafkah meninggal dunia, maka tidak ada lagi penghasilan untuk membiayai semua kebutuhan hidup keluarga. Dengan berasuransi, kamu mengalihkan risiko tersebut pada pihak ketiga yaitu perusahaan asuransi. Jadi, ketika terjadi hal-hal yang tak terelakkan, kesejahteraan keluarga yang kamu tanggung tidak terganggu.


Asuransi jiwa merupakan kontrak perjanjian antara kamu sebagai pemegang polis asuransi atau tertanggung dengan perusahaan asuransi sebagai penanggung risiko. Yang mana, perusahaan asuransi sebagai penanggung risiko akan membayarkan sejumlah uang ketika terjadi risiko kematian pada pemegang polis asuransi atau tertanggung.

Uang yang harus dibayarkan oleh perusahaan asuransi atau penanggung disebut sebagai uang pertanggungan. Adapun selaku pemegang polis atau tertanggung, Anda harus membayar premi sebagai biaya atas pengalihan risiko kepada perusahaan asuransi.


Asuransi jiwa menanggung kerugian finansial ketika si tertanggung atau pemegang polis meninggal dunia. Bila tertanggung meninggal dunia, lantas siapa yang mendapatkan manfaat finansial asuransi jiwa? Yang mendapatkan adalah ahli waris si tertanggung. Yang perlu juga diingat, asuransi jiwa tidak bisa mencegah kematian. Tapi, asuransi bisa meringankan beban finansial anggota keluarga ketika pencari nafkah meninggal dunia.


Semakin awal kamu membeli asuransi jiwa sebagai manajemen pengelolaan risiko keuangan, akan semakin baik. Harga premi asuransi jiwa akan semakin mahal bila usia si tertanggung semakin tua. Pilih asuransi jiwa berjangka yang paling sesuai kebutuhan dengan begitu kamu bisa optimal berkonsentrasi untuk tujuan keuangan lain.


2. Negosiasi gaji

komunitas_7_resolusi_tahun_baru_3.png

(source: linkedin.com)

Pernah, dong, menghitung berapa total penghasilan yang kamu peroleh selama setahun terakhir? Berapapun nilainya, kita perlu mensyukuri nilai penghasilan yang bisa kita dapatkan. Namun, ada baiknya juga kamu melakukan evaluasi untuk target penghasilan tahun depan.

Penghasilan perlu ada kenaikan karena ada faktor inflasi. Di Indonesia, selama 10 tahun terakhir, laju inflasi bergerak rata-rata 6% per tahun. Bahkan, pernah laju inflasi di Indonesia melesat sampai di atas 10%. Bila nilai pendapatan yang kamu dapatkan tidak turut naik, ada risiko penghasilan yang ada akan tergerus oleh inflasi.

Laju kenaikan harga-harga barang yang lebih cepat tetapi tidak diimbangi kenaikan penghasilan, bisa membuat kamu kehilangan kekuatan daya beli. Sederhananya, bila dulu dengan gaji Rp 5 juta, kamu bisa membiayai semua kebutuhan. Namun, karena terjadi inflasi harga, gaji senilai itu tidak lagi memadai menutup seluruh kebutuhan.

Di sinilah, pentingnya kamu menimbang pengajuan negosiasi kenaikan gaji pada pemberi kerja, minimal supaya bisa mengimbangi laju inflasi sehingga daya beli kamu bisa tetap terjaga. Jadi, catat sekarang di daftar resolusi tahun baru kamu: gaji naik untuk hidup lebih baik!


3. Rintis bisnis sampingan

komunitas_7_resolusi_tahun_baru_4.png

Zaman digital seperti sekarang sudah bukan waktunya lagi berpangku tangan mengandalkan gaji bulanan saja. Atau, hanya menunggu “gajian” dari pasangan saja. Manfaatkan waktu dan energi di usia produktif kamu untuk mengoptimalkan produktivitas!

Memiliki bisnis sampingan adalah langkah tepat supaya keran pendapatan keluarga kamu bisa lebih deras mengalir. Inilah salah satu ide resolusi tahun baru yang penting untuk kamu timbang. Apalagi saat ini banyak ide usaha sampingan yang bisa kamu coba untuk mendaras penghasilan tambahan. Manfaatkan segala kemudahan teknologi yang bisa membantu kamu merintis dan mengembangkan bisnis sampingan.

Banyak ide bisnis sampingan yang bisa kamu jalankan di tengah kesibukan bekerja di kantor atau di sela-sela mengurus rumah tangga. Misalnya, dengan menjadi dropshipper atau reseller, bisa juga membuka katering kecil-kecilan, dan lain sebagainya.


4. Mulai investasi

komunitas_7_resolusi_tahun_baru_5.png

Investasi adalah salah satu cara mudah untuk mengalahkan inflasi. Dengan berinvestasi, kamu bisa mengembangkan nilai aset dengan cara lebih efektif. Pilihan produk investasi saat ini semakin banyak, mulai dari reksadana, saham, atau emas, atau properti, atau jenis instrumen investasi lain yang beragam.

Sesuaikan pilihan produk investasi dengan profil risiko kamu dan tujuan keuangan. Soalnya, setiap produk investasi memiliki karakter risiko sendiri dan ketepatan dengan jangka waktu target pemakaian dana.

Melalui investasi, aset yang kamu miliki saat ini bisa terus berkembang dan terhindar dari laju penurunan nilai uang akibat inflasi. Bila selama ini kamu belum memiliki investasi sama sekali, jangan lagi menunda. Semakin menunda, kamu bisa kehilangan potential gain atau keuntungan potensial dari langkah investasi. Jadi, catat resolusi tahun baru kamu untuk 2018: memulai investasi.


5. Tertib pencatatan keuangan

komunitas_7_resolusi_tahun_baru_6.png

Resolusi tahun baru khusus finansial yang perlu kamu timbang selanjutnya adalah: memulai kebiasaan pencatatan keuangan yang baik! Mencatat arus masuk dan arus keluar keuangan sering dinilai remeh, tapi ternyata kebiasaan ini akan membantu kamu lebih mudah mengelola keuangan.

Dengan memiliki catatan keuangan yang rapi, kamu bisa lebih mudah memantau kondisi keuangan kapan saja dan lebih gampang menyusun rencana keuangan tanpa pusing. Apa saja catatan keuangan yang perlu dimiliki? Tidak perlu banyak-banyak. Cukup miliki catatan arus masuk dan keluar yang berisi catatan penghasilan dan catatan pengeluaran keuangan kamu. Juga, mulailah menyusun neraca keuangan agar bisa mengetahui wajah keuangan lebih lengkap.


6. Disiplin memakai kartu kredit

komunitas_7_resolusi_tahun_baru_7.png

Resolusi tahun baru di bidang finansial yang juga perlu kamu timbang adalah: disiplin memakai kartu kredit. Jangan gunakan kartu kredit bila kamu tidak memiliki sumber dana untuk membayar tagihannya kelak.

Bila sepanjang tahun ini pemakaian kartu kredit kamu berantakan, tak terkontrol, sering bayar telat, jarang membayar tagihan penuh, saatnya mengakhirinya lebih cepat. Kartu kredit bisa menjadi sumber bencana finansial yang berbahaya bila kamu tidak segera melakukan tindakan tepat penanggulangan. Misalnya, kamu masih memiliki utang tagihan kartu kredit yang masih belum lunas, percepat saja pelunasannya supaya tidak semakin mahal beban bunga yang kamu bayar.

Bila memang belum memiliki dana yang memadai untuk pelunasan, cobalah menegosiasi pada bank, misalnya dengan menjadikannya cicilan berbunga rendah atau melunasi dengan pinjaman KTA berbunga lebih rendah. Tentu saja kamu perlu menghitung terlebih dulu dengan teliti sebelum memutuskan langkah tersebut.


7. Membeli rumah

komunitas_7_resolusi_tahun_baru_2.png

(source: dbs.com)

Rumah adalah salah satu kebutuhan pokok yang harganya sulit menurun. Di kawasan Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang dan Bekasi (Jabodetabek), berdasarkan riset HaloMoney.co.id, sulit menemukan rumah di bawah Rp 500 juta dengan lokasi yang tidak terlalu jauh dari pusat kota.

Rumah dengan harga di bawah Rp 500 juta rata-rata memiliki luas tanah tak sampai 90 meter persegi dan bangunan tipe 36 bahkan 27 meter persegi saja. Itupun lokasinya sangat jauh dari pusat aktivitas kerja mayoritas orang. Apa boleh buat. Harga tanah dan properti memang mahal. Suka atau tidak suka, kita harus berkompromi dengan kenyataan itu.


Harga rumah yang terus berlari inilah yang sering menjadi salah satu faktor terbesar mengapa banyak orang akhirnya memilih menunda pembelian rumah. Mundur duluan ketika tahu harganya semakin terbang tinggi. Akhirnya, banyak yang “terjebak” terus mengontrak, indekost atau menumpang tinggal di rumah orangtua atau mertua. Padahal, semakin lama menunda pembelian rumah, niscaya semakin sulit bagi seseorang untuk memiliki rumah.

Soalnya, kenaikan penghasilan lebih sering di bawah laju kenaikan harga rumah. Harga rumah dalam setahun bisa naik di atas 20%. Bandingkan dengan kenaikan penghasilan, apakah bisa di atas 20% kenaikannya dalam setahun.


Maka itu, semakin kamu menunda pembelian rumah, semakin besar biaya yang harus kamu tanggung untuk  menutup kebutuhan tempat tinggal. Biaya bisa berupa uang sewa kontrakan dan kerugian berupa nilai uang karena harga rumah terus naik sedang penghasilan yang kamu dapatkan sulit mengejar kenaikan tersebut.

Jadi, mengapa tidak menargetkan pembelian rumah tahun 2018 sebagai resolusi tahun baru? Kamu cukup fokus mengumpulkan kebutuhan uang muka agar lebih cepat memiliki rumah dan memanfaatkan kredit pemilikan rumah (KPR) agar beban pembelian rumah bisa lebih ringan. Seseorang dengan gaji Rp 5 juta per bulan, juga tetap bisa memiliki rumah.

Bila kamu enggan mengambil KPR, kamu bisa memanfaatkan opsi pembelian lain seperti tunai, angsuran bertahap mulai 12 bulan sampai 60 bulan langsung dengan developer langsung dan cara lain yang bisa kamu pilih sesuai kondisi keuangan.



Oh iya, ngomong-ngomong soal KPR.. Jelang tutup tahun, bank penyedia KPR jor-joran menebar promo KPR yang menggiurkan. Yuk, cari tahu apa saja tawaran promo dan bagaimana memanfaatkannya!

Sudah jelang tutup tahun, Urbanites. Apakah kamu memiliki resolusi memiliki rumah tahun depan? Memiliki rumah sendiri masih menjadi impian banyak orang yang menginginkan kehidupan lebih mapan dan stabil. Rumah, apakah itu berbentuk rumah tapak (landed house), apartemen atau rusunami, adalah salah satu kebutuhan pokok setiap orang, selain makanan dan pakaian.

Namun, memiliki rumah bukan hal yang mudah. Maklum, harga rumah terbilang mahal. Kenaikan harga rumah setiap tahun pun cukup kencang. Di Indonesia, harga rumah bisa naik di atas 20% hanya dalam setahun. Pertumbuhan harga rumah jauh lebih kencang dibandingkan rata-rata kenaikan gaji atau penghasilan.

Itulah mengapa kemudian opsi menyicil pembelian rumah menjadi jalan keluar yang paling logis. Saat ini untuk pembelian rumah, para pengembang memberikan banyak opsi selain membeli tunai atau cash keras. Antara lain, pembayaran tunai bertahap mulai dari 12 bulan bahkan ada yang sampai 60 bulan, serta ada pula yang memberikan opsi pembelian properti dengan memanfaatkan kredit pemilikan rumah (KPR).


Promo KPR bank di akhir tahun 

komunitas_promo_kpr.png

Nah, bagi kamu yang berencana memiliki rumah tahun depan, banyak kabar gembira yang datang jelang tutup tahun 2017. Bank-bank penyedia KPR berlomba menawarkan promo KPR yang menarik untuk kita pertimbangkan. Penasaran? Yuk, melihat satu per satu penawaran promo KPR bank berikut ini:


Promo KPR BCA

komunitas_promo_kpr_1.png

(source: BCA)

Bank milik Grup Djarum, PT Bank Central Asia Tbk (BCA), tengah getol memberikan promo KPR yang menarik, yaitu KPR bunga fixed 7% per tahun selama 3 tahun dan cap 8% per tahun selama 3 tahun. Bunga fixed atau bunga tetap berarti, bunga KPR yang ditanggung oleh nasabah akan tetap sebesar itu selama 3 tahun. Sedangkan cap berarti, setelah periode masa bunga tetap berakhir, bunga KPR akan mengikuti bunga pasar tapi dibatasi maksimal sebesar 8% per tahun selama 3 tahun.


Promo KPR BCA ini berakhir pada 31 Desember 2017. Jadi, bila kamu ingin memiliki rumah tahun 2018, segera urus pengajuan KPR sekarang juga. O, ya, dengan promo KPR BCA ini, berarti selama 6 tahun cicilan kamu bisa memperkirakan berapa beban cicilan yang dapat kamu tanggung. BCA membatasi minimal tenor KPR adalah selama 8 tahun.

Selain promo bunga, BCA juga memberikan diskon provisi sampai 50%. Bukan cuma itu, untuk mendapatkan promo KPR ini, nasabah tidak perlu menempatkan dana ditahan di rekening BCA mereka. Menarik, ya? 


Selain promo KPR tersebut, BCA juga menyediakan jenis promo KPR lain yang juga bisa kamu timbang. Antara lain 8,75% fixed rate selama 1 tahun dan sisa masa cicilan dikenakan bunga mengambang, lalu bunga KPR 8,5% fixed selama 3 tahun, promo bunga fixed 9% per tahun selama 5 tahun, ada juga pilihan 8,25% fixed rate selama 3 tahun dan cap 10% selama 2 tahun.

Untuk beberapa proyek perumahan, BCA bahkan memberikan promo KPR dengan bunga 6,5% per tahun selama 5 tahun! Misalnya untuk proyek perumahan Citra Maja Raya yang dikembangkan oleh pengembang besar Ciputra.


Promo KPR BTN

komunitas_promo_kpr_2.png

(source: BTN)

Bank spesialis perumahan PT Bank Tabungan Negara Tbk (BTN) tengah merayakan hari ulang tahun ke-41. Untuk itu, BTN menawarkan promo bunga KPR fixed setahun 4,1% saja! Bukan cuma itu, promo KPR yang berlaku sampai Januari 2018 ini, juga memberikan tambahan benefit berupa bebas biaya administrasi, bebas biaya provisi dan bebas biaya appraisal internal untuk plafon pinjaman KPR di bawah Rp 5 miliar.


Ada sekitar 41 pengembang yang turut serta mengikuti program promo KPR BTN ini, antara lain, RISCON GROUP, Padina Apartment, Mustika Land, Mahjri Restu Arsy, MGM Propertindo, Pikko Group, Akasa Pure Living – BSD, Patra Jasa Land, Grand Depok City, Ristia Group/ Poris , ASTON Ciloto Puncak, Orchard Garden, Adhi Persada Properti, Kalmar, Kopelland, Purinusa, Wika Realty, Adhi Karya – LRT City, Sentul City, GapuraPrima, Sinarmas, Citra Raya, dan lain-lain.


Promo KPR BNI

komunitas_7_resolusi_tahun_baru_3.png

(source: BNI)

Bank pelat merah PT Bank Negara Indonesia Tbk (BNI), juga tak mau kalah menebar promo KPR. Buat kamu yang tengah mencari fasilitas pembiayaan rumah untuk pembelian ataupun untuk renovasi, kamu bisa menimbang tawaran dari BNI ini.

Tawaran bunga KPR BNI cukup menarik yaitu:

  • Bunga 7.10% p.a efektif fixed 2 tahun.
  • Bunga 8.00% p.a efektif fixed 3 tahun.
  • Bunga 8.40% p.a efektif fixed 4 tahun.
  • Bunga 8.75% p.a efektif fixed 5 tahun.

Pilihan tenor atau jangka waktu cicilan KPR hingga 25 tahun. Promo KPR ini berlaku untuk pembelian properti baru atau bekas, pembangunan, renovasi, refinancing, top up, take over dan BNI Griya Multiguna.


Promo KPR CIMB Niaga

komunitas_promo_kpr_4.png

Bank yang lekat dengan warna merah ini menebar promo KPR akhir tahun dengan tawaran cukup menarik. PT Bank CIMB Niaga Tbk (CIMB Niaga), memberikan promo bunga KPR fixed 6,15% per tahun selama 3 tahun untuk pembelian rumah baru di pengembang tertentu. Lalu, ada juga promo bunga KPR fixed 6,5% per tahun selama 5 tahun untuk pembelian rumah baru di pengembang tertentu pula.


Selanjutnya, ada promo bunga KPR fixed 6,25% per tahun selama 3 tahun untuk pembelian rumah baru di partner pengembang, rumah second atau take over. Lalu, promo bunga KPR fixed 6,75% selama 5 tahun, promo bunga KPR 7,5% per tahun fixed selama 3 tahun untuk refinancing, top up atau renovasi rumah. Terakhir, promo bunga KPR fixed 8,5% per tahun selama 5 tahun untuk KPR refinancing, top up atau renovasi.


Promo KPR BII Maybank Indonesia

komunitas_promo_kpr_5.png

Bank Maybank Indonesia juga tengah gencar menggelar promo KPR dan pembiayaan rumah syariah iB, berlaku untuk aplikasi masuk paling lambat 31 Desember 2017 dan  serta pengikatan/pencairan kredit atau pembiayaan paling lambat 31 Januari 2018.

Apa saja promonya? Berdasarkan informasi dari Maybank Indonesia, ada beberapa jenis promo KPR antara lain:

  • Bunga fixed 6,7% hingga 6,95% per tahun (tergantung tingkat risiko nasabah KPR berdasarkan penilaian Maybank Indonesia) selama 3 tahun, minimal cicilan 10 tahun.
  • Bunga fixed 6,8% hingga 7,05% per tahun selama 5 tahun, minimal cicilan 10 tahun.
  • Bunga fixed 10% hingga 10,25% per tahun selama 10 tahun
  • Bunga setelah masa fixed rate berakhir adalah tingkat bunga BI (SDBI) 12 Bulan rata-rata 1 bulan terakhir/SBIS 12 Bulan + 5.00%. 

Jadi, misalnya SDBI 12 bulan rata-rata 1 bulan terakhir sebesar 5%, maka bunga floatingKPR Maybank Indonesia setelah masa bunga tetap berakhir adalah 10% per tahun.

Untuk pembiayaan properti secara syariah, antara lain, SDBI 12 bulan rata-rata satu bulan terakhir plus 3% dan SDBI 12 bulan rata-rata satu bulan terakhir plus 3,25%.


Promo KPR Permata Bank

komunitas_promo_kpr_6.png

Bank Permata juga tengah menggeber penawaran promo KPR bunga murah melalui produk PermataKPR Bijak dan PermataKPR iB Bijak. Bunga yang ditawarkan cukup murah, yaitu 6,75% fix 3 tahun dan selanjutnya floating rate sebesar bunga SDBI 12 bulan + 4,75% sepanjang tenor.


Itulah 7 ide resolusi finansial yang perlu kamu timbang untuk dilakukan tahun 2018. Tunggu apa lagi?


Sumber: HaloMoney.co.id