generasi-milenial-2.jpg

Kesadaran masyarakat akan pentingnya hunian masih sangatlah rendah, apalagi generasi milenial. Generasi ini terkenal dengan gaya hidupnya yang modern. Selain itu, karena tumbuh bersama pesatnya perkembangan zaman dan globalisasi, milenials seakan tak bisa lepas dari kecanggihan smartphone. Mereka pun terlihat lebih memilih menghabiskan uang untuk bersenang-senang dibanding untuk menabung hunian.

Padahal, seperti yang kita tau bahwa harga properti selalu mengalami kenaikan setiap tahunnya. Ditambah lagi dengan sulitnya lapangan pekerjaan yang layak dengan penghasilan tinggi. Jika terus dibiarkan, bukan tak mungkin generasi milenial nantinya akan kesusahan dalam membeli rumah.

Karena itulah, kini sudah saatnya untuk kalian, milenials, memiliki hunian. Dilansir dari H City Sawangan, berikut adalah tips membeli hunian bagi  generasi millenial. Check this out!

Tanamkan Mindset Bahwa Rumah Adalah Kebutuhan Pokok

Karena kesadaran akan hunian masih sangat minim, generasi milenial harus menanamkan mindset ini sejak dini. Mengertilah bahwa memiliki tempat tinggal adalah hal yang penting. Karena harga properti selalu mengalami kenaikan setiap tahunnya, tidak ada salahnya lho jika Anda mulai menabung untuk memiliki rumah.

Sisihkan Tabungan

Daripada terus menghabiskan uang untuk liburan dan belanja, bukankah lebih baik jika Anda mulai menyisihkan tabungan untuk membeli hunian di masa depan? Apalagi, sekarang membeli hunian bukan lagi hal yang sulit dengan adanya sistem cicilan berupa Kredit Pemilikan Rumah (KPR) untuk Anda yang ingin membeli rumah tapak atau Kredit Pemilikan Apartemen (KPA) jika ingin membeli apartemen.

Beli Sesuai Kemampuan

Biasanya, generasi milenial enggan membeli rumah karena takut dana yang dipunya tidak mencukupi. Tapi, hal ini disebabkan karena keinginan yang terlalu muluk, misalnya mngingkan rumah mewah di kawasan elite. Padahal, untuk hunian pertama, Anda hanya perlu membeli rumah yang sesuai dengan kemampuan. Intinya, penuhi dulu kebutuhan primer.

Beli Dulu, Up Grade Kemudian

Nah, seperti yang sudah dijelaskan di atas, penuhi kebutuhan primer terlebih dahulu. Barulah setelah itu Anda bisa meng-up grade hunian dengan memperluas, membuat tingkat, atau menambah furnitur. Tak perlu khawatir! Hal ini pasti bisa Anda lakukan seiring dengan berjalannya waktu dan karier yang meningkat.

Cari Jenis Hunian Lain

Jika harga rumah tapak terasa terlalu tinggi, Anda bisa mencoba untuk memilih jenis hunian lain, seperti membeli apartemen. Biasanya, harga apartemen lebih terjangkau dibanding rumah tapak. Apalagi, dengan harga yang lebih murah, Anda juga bisa menikmati beragam fasilitas dan keamanan yang tersedia. Intinya, Anda sebagai generasi millennial tetap bisa memiliki tempat tinggal sendiri meskipun dengan budget minim.

Itulah beberapa tips membeli hunian untuk generasi milenial. Bagaimana, tidak sulit kan memiliki hunian sejak dini? Tak perlu menunggu menikah baru membeli rumah. Karena dengan semakin berkembangnya zaman, Anda pun bisa lebih mudah memiliki hunian. So, selamat berjuang ya, milenials!